Selasa, September 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

5 Langkah Membuat Sales Pipeline Sehat, Saatnya Hasilkan Keuntungan

Redaksi by Redaksi
Januari 28, 2025 9:24 pm
in Advertorial
Ilsutrasi membuat Sales Pipeline sehat. Foto/dok

Ilsutrasi membuat Sales Pipeline sehat. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sales pipeline merupakan alat yang digunakan untuk melacak proses penjualan dalam suatu bisnis. Pipeline biasanya akan mencakup keseluruhan tahapan penjualan yang akan dilalui oleh prospek sebelum melakukan pembayaran.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa sales pipeline adalah bentuk visualisasi dari perjalanan pelanggan yang berguna untuk memantau dan mengidentifikasi perkembangan proses penjualan.

READ ALSO

Senada Festival #2 Unikama Jadi Panggung Ekspresi Seni Mahasiswa

Pendaftaran Anggota Komisi Nasional Disabilitas Ditutup, 869 Orang Mendaftar

Bagaimana Sales Pipeline yang Sehat Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis?

Saluran penjualan hadir dan memberikan kontribusi yang besar terhadap keuntungan bisnis. Berikut beberapa alasan yang membuat penggunaannya dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis.

  1. Mendukung pendapatan persisten melalui konversi yang lebih baik: adanya sales pipeline akan memudahkan tim dalam melakukan standarisasi penanganan prospek, hal tersebut dapat meningkatkan peluang konversi.
  2. Meningkatkan efisiensi tim penjualan: pipeline penjualan akan menyeleksi prospek yang potensial, sehingga tim dapat menghemat waktu dan fokus pada prospek dengan peluang pembelian tertinggi dan menjanjikan.
  3. Memperkuat keputusan strategis berbasis data: saluran penjualan akan merekam data penjualan yang masuk yang kemudian akan diolah dan dianalisis menjadi sebuah laporan statistik, sehingga tim dapat mengumpulkan informasi yang mendukung pengambilan keputusan strategis.

5 Langkah Membangun Sales Pipeline yang Sehat

Berikut ini lima langkah sederhana membuat sales pipeline yang sehat, agar bisnis menghasilkan keuntungan lebih banyak.

Langkah 1: identifikasi dan kualifikasi prospek yang tepat

Mengidentifikasi dan menyortir prospek merupakan langkah awal yang krusial dan menentukan keberhasilan dari keseluruhan saluran penjualan. Mengapa demikian? Hal ini karena semakin berkualitas prospek yang terlibat maka akan semakin tinggi pula peluang tim dalam melakukan konversi. Prospek yang berkualitas juga akan mengurangi hambatan yang sering terjadi dalam proses penjualan.

Prospek yang berkualitas ditandai dengan kebutuhannya akan produk sangat tinggi. Sehingga mereka membutuhkan informasi yang lebih untuk meyakinkan mereka sebelum melakukan pembelian. Beberapa dari mereka akan memilih untuk berkomunikasi dengan tim secara langsung, disinilah peran tim penjualan bekerja untuk membuka peluang konversi.

Mengidentifikasi prospek dapat diwujudkan dengan pemahaman yang baik dari tim penjualan terkait kebutuhan pasar. Sehingga tim akan memiliki gambaran yang jelas, seperti apa prospek yang akan menjadi target. Sehingga dalam tahapan pengumpulan, prospek yang terjaring dapat berakhir ke tahap konversi.

Langkah 2: tentukan tahapan penjualan yang jelas dan relevan

Selain proses kualifikasi yang tepat, penentuan tahapan penjualan juga dapat memengaruhi kondisi sales pipeline. Semakin panjang tahapan penjualan, maka semakin rendah pula potensi prospek melakukan konversi. Sehingga tim perlu menentukan struktur yang jelas agar prospek tidak merasa bingung ketika melewati alur penjualan.

Adanya tahapan penjualan yang terstruktur juga akan memudahkan tim dalam mengidentifikasi hambatan. Sehingga ketika ada stagnasi dalam saluran penjualan, tim dapat mengambil tindakan cepat untuk segera memperbaikinya. 

Selain itu, tahapan penjualan yang jelas akan meningkatkan pengalaman pelanggan, karena komunikasi yang diterima akan lebih konsisten. 

Langkah 3: gunakan teknologi untuk mengelola pipeline secara efisien

Penggunaan teknologi akan meningkatkan efisiensi tim dalam mengelola saluran penjualan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan teknologi dalam mengumpulkan data secara akurat dapat mengurangi kesalahan dan mempercepat proses pengelolaan prospek. Adanya teknologi juga menyediakan data yang terintegrasi, hal ini akan memudahkan kolaborasi tim dan pipeline dapat dikelola bersama.

Berikut ini beberapa teknologi yang dapat digunakan bisnis untuk mengelola sales pipeline yang sehat.

  • Platform CRM (Customer Relationship Management): alat yang berguna untuk mengelola hubungan dengan prospek, melacak interaksi dan mengelola data kontak prospek, serta mengolah data statistik untuk menggambarkan performa penjualan. 
  • Marketing automation tools: Alat yang berguna untuk mengelola kampanye pemasaran secara otomatis, dan mengintegrasikannya dengan proses penjualan, memungkinkan kerja sama antar tim yang kolaboratif.
  • Sales analytics tools: Alat yang berguna untuk mengakses data analitik yang mendalam terkait penjualan, memudahkan tim membaca performa penjualan dan mengukur efektivitas strategi penjualan.
  • Lead generation tools: Alat ini berguna untuk mengumpulkan dan mengkualifikasi prospek, memudahkan tim untuk mengisi sales pipeline dengan data kontak prospek yang potensial dan relevan.

Langkah 4: analisis dan pantau performa pipeline secara berkala

Langkah keempat adalah melakukan analisis serta pemantauan performa pipeline penjualan secara berkala. Hal ini untuk menjaga pipeline tetap sehat dan terisi dengan prospek yang berkualitas. Pipeline yang sehat diindikasikan dengan pergerakannya yang lancar dengan waktu yang terukur. 

Analisis performa pipeline akan menunjukkan efektivitas dan hambatan yang ada dalam saluran penjualan. Hasil laporan analitik juga dapat menjadi patokan bagi tim penjualan dalam memprediksi penjualan di masa mendatang. 

Langkah 5: lakukan penyesuaian berdasarkan data dan feedback

Apabila analisis performa telah menunjukkan letak hambatan, maka langkah yang perlu diambil adalah melakukan penyesuaian berdasarkan data dan feedback yang ada di lapangan. Dengan melakukan langkah ini, prospek akan membaca bisnismu sebagai perusahaan yang responsif terhadap perubahan pasar. 

Selain itu, feedback dari prospek juga dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan perbaikan. Hal ini dapat menunjukkan bahwa perusahaan mengorientasikan perubahannya berdasarkan ekspektasi pelanggan.

Kesalahan Umum dalam Mengelola Sales Pipeline dan Cara Menghindarinya

Tak dapat dipungkiri, dalam mengelola sales pipeline, bisnis juga dapat menemui hambatan. Untuk mengantisipasinya berikut ini kesalahan-kesalahan umum yang terjadi saat mengelola sales pipeline serta cara menghindarinya.

1. Mengabaikan prospek di tahapan awal pipeline

Kesalahan ini sering dilakukan tim karena terlalu fokus untuk melakukan konversi  pada prospek di tahap akhir, jika dibiarkan terjadi terus menerus bisnis dapat kehilangan banyak peluang konversi. 

Sehingga untuk menghindarinya tim perlu memberikan perlakukan yang setara kepada setiap prospek dalam masing masing tahapan. 

2. Tidak menggunakan alat yang mendukung efisiensi pipeline

Kesalahan ini seringkali diabaikan, karena perusahaan menganggap sudah nyaman dengan cara konvensional. Padahal, seiring berjalannya waktu efisiensi dan ketepatan waktu adalah elemen krusial yang membentuk ekspektasi pelanggan modern. Penolakan terhadap teknologi juga dapat menjadikan bisnis membuang terlalu banyak waktu dan biaya untuk mengelola pipeline.

Untuk menghindari kesalahan ini, bisnis harus selalu waspada terhadap perubahan teknologi yang berlangsung. Hal ini, selain untuk meningkatkan efisiensi, juga memudahkan bisnis dalam memilih alat yang tepat dan sesuai kebutuhan perusahaan.

Tips untuk Memelihara dan Mengoptimalkan Sales Pipeline

Dalam memelihara dan mengoptimalkan sales pipeline, selalu pastikan bahwa data kontak prospek yang ada selalu up-to-date. Hindari menumpuk data usang dalam saluran penjualan, karena hal tersebut akan menghambat bisnis dalam mengambil keputusan strategis.

Kemudian, berikan fokus yang tinggi pada prospek dengan peluang yang paling tinggi. Dengan menggunakan bantuan sales automation tool, bisnis dapat mengidentifikasi prospek dengan memberikan skor pada prospek berdasarkan kriteria tertentu. Prospek dengan skor tertinggi dapat diidentifikasi sebagai prospek potensial. Berdasarkan penilaian tersebut, tim penjualan dapat memprioritaskan upaya mereka pada prospek.

Tips terakhir, lakukan peninjauan hasil performa, kemudian lakukan pengoptimalan proses penjualan secara berkala. Jangan lupa untuk selalu libatkan feedback pelanggan maupun prospek. Dengan demikian bisnismu dapat memenuhi ekspektasi pelanggan terhadap tahapan penjualan yang mereka harapkan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: Alat PenjualanPertumbuhan bisnisSales pipelineteknologi

Related Posts

Senada Festival #2 Unikama Jadi Panggung Ekspresi Seni Mahasiswa
Advertorial

Senada Festival #2 Unikama Jadi Panggung Ekspresi Seni Mahasiswa

Senin, 21 Sep 2026
Pendaftaran Anggota Komisi Nasional Disabilitas Ditutup, 869 Orang Mendaftar
Advertorial

Pendaftaran Anggota Komisi Nasional Disabilitas Ditutup, 869 Orang Mendaftar

Senin, 21 Sep 2026
PKKMB Unikama 2026 Diikuti 1.080 Mahasiswa Baru, Dorong Maba Punya Mimpi Besar
Advertorial

PKKMB Unikama 2026 Diikuti 1.080 Mahasiswa Baru, Dorong Maba Punya Mimpi Besar

Senin, 21 Sep 2026
496 Lulusan ITN Malang Sudah Terserap Dunia Kerja Sebelum Wisuda
Advertorial

496 Lulusan ITN Malang Sudah Terserap Dunia Kerja Sebelum Wisuda

Senin, 21 Sep 2026
Kontes Modifikasi ITN Malang 2026 Diikuti 70 Modifikator dari Berbagai Daerah
Advertorial

Kontes Modifikasi ITN Malang 2026 Diikuti 70 Modifikator dari Berbagai Daerah

Senin, 21 Sep 2026
Fatayat NU Kota Malang Perkuat Kompetensi Konselor Perempuan dan Anak
Advertorial

Fatayat NU Kota Malang Perkuat Kompetensi Konselor Perempuan dan Anak

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
Cover single Besok Kita Pergi Makan karya Sal Priadi. Foto/dok

5 Makna Lagu "Besok Kita Pergi Makan" Karya Sal Priadi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.