MALANG – Gerakan Serbuan 15 Ribu Vaksin di Kota Malang mendapat apresiasi banyak pihak. Seperti serbuan vaksin yang diadakan Korem 083/Baladhika Jaya di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM). Pelaksanaan vaksinasi itu ditinjau langsung Forkopimda Jatim, Minggu (18/7/2021).
Jajaran Forkopimda yang hadir, mulai dari Gubernur Jatim Khofifah, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dan Kajati, M. Dofir. Turut mendampingi, jajaran Forkopimda Kota Malang, Wali Kota Malang Sutiaji dan juga Kapolresta Makota AKBP Budi Hermanto.
Dalam sehari itu, ada sekitar 3 ribu lebih dosis yang diberikan kepada masyarakat umum. Pelaksanaan vaksinasi ini masih akan berlanjut hingga target capaian vaksinasi sebanyak 70 persen di wilayah Jatim tuntas.
”Sejauh ini, capaian vaksinasi di Jatim sudah lebih dari 20 persen. Saya harap, semua warga di Malang Raya seluruhnya bisa tervaksin, dengan begitu target herd immunity bisa segera terbentuk pada Agustus 2021,” ungkap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah mengimbau agar warga di Malang Raya tetap berpedoman pada protokol kesehatan, meski sudah mendapat vaksin. Sejauh ini, lonjakan kasus positif harian mengalami peningkatan secara eksponensial.
Hal itu, menurut Khofifah, seiring dengan kesadaran warga untuk testing mandiri. Artinya ini jadi kabar baik karena memudahkan proses tracing oleh pemerintah. ”Peningkatan testing mandiri ini cukup signifikan, 6 kali lipat dari sebelumnya,” tuturnya.
Selebihnya, langkah pemerintah memaksimalkan penanganan lebih mudah. Seperti memaksimalkan program vaksinasi. Seiring dengan itu, pihaknya kini juga telah menyediakan layanan isi ulang oksigen gratis di wilayah Malang Raya.
”Sekarang kita harus menyatukan gerakan dan langkah kita bersama. Saya mohon tetap disiplin menerapkan prokes. Semoga pandemi ini segera berlalu,” imbaunya.
Terpisah, Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dandekesyah) Korem 083/Bdj Letkol Ckm dr Maksum Pandelima, menambahkan, gerakan serbuan vaksin ini masih akan berlanjut setidaknya sampai Desember 2021 mendatang.
Sejauh ini, sedikitnya sudah ada sekitar 10 ribu lebih dosis vaksin yang sudah disuntikkan. Maksum mengatakan, pihaknya akan terus membantu memaksimalkan target capaian vaksinasi ini.
Jika tidak kebagian hari ini, warga bisa mengakses vaksin di sejumlah fasyankes yang ada. ”Selain di sini, vaksin harian juga bisa didapatkan di RS-RS lain, seperti di RST dr Soepraoen, RSIA Mawar, RS Bhirawa Bhakti dan lain-lain. Serbuan vaksin terus kami lanjutkan sampai Desember 2021 mendatang,” jelasnya.
Reporter : Azmy
Redaktur : Sujatmiko