Selasa, Juni 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

2 Anak di Malang Belum Diberi Tahu Soal Ibunya yang Meninggal di Tragedi Kanjuruhan 

Redaksi by Redaksi
Januari 3, 2023 4:47 pm
in Peristiwa
Orangtua dan Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat melakukan audiensi di ruang rapat internal Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (3/1/2023).

Orangtua dan Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat melakukan audiensi di ruang rapat internal Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (3/1/2023). Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mengaku masih bingung menjelaskan pertanyaan anaknya soal keberadaan ibunya yang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan.

Pasalnya, meski sudah 3 bulan peristiwa itu berlalu, 2 anak yang masih balita itu belum dikasih tahu keberadaan ibu yang sebenarnya. Dan, mereka hampir setiap hari menangisi dan mencari sang ibu.

READ ALSO

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan itu adalah Hari Prasetio (56). Dia mengaku harus berbohong kepada 2 cucunya yakni Yusril (3,5) dan Devan (1,5) yang kerap kali menangis histeris mencari ibunya yaitu Radina (21) yang meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, Yusril dan Devan juga kerap tidak mau makan saat mencari ibunya. Bahkan Yusril disebut kerap mengurung diri di kamar hingga marah-marah atau emosi saat diajak komunikasi. Hal itulah yang membuat Hari dengan berat hati memutuskan berbohong demi membujuk mereka.

“Jadi mereka sampai sekarang hampir setiap hari masih tanya mamanya di mana. Saya sampai sering bilang bahwa Mamamu masih kerja,” kata Hari dengan mata berkaca kaca.

Hari mengaku terpaksa berbohong demi kebaikan kedua cucunya. Dia mengatakan kepada kedua cucunya bahwa sang Ibu sedang mencari uang untuk sekolah mereka. Diketahui, Hari harus mengurus kedua cucunya lantaran menantunya atau ayah dari cucunya masih menjalani hukuman pidana.

“Kalau malam sering tanya mama bahkan tidur paling cepat itu jam 12 malam. Sering ngomong sendiri. Bahkan pernah tidak tidur. Pokoknya, harus sering di ajak ngomong, diajak main diselimurno (dibujuk),” bebernya.

Berkeluh Kesah ke DPRD Kota Malang

Kini, Hari bersama beberapa keluarga korban Tragedi Kanjuruhan melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Malang pada Selasa (3/1/2022). Dia datang untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasi untuk keadilan anaknya yang meninggal dalam peristiwa 1 Oktober 2022 itu.

Dia berharap DPRD Kota Malang bisa memberikan solusi terutama terkait psikologis kedua cucunya. Dia ingin kedua cucunya mendapat pendampingan psikolog agar bisa melanjutkan tumbuh kembang dengan baik. Dia mengaku sejauh ini kedua cucunya belum mendapat pendampingan psikolog.

“Kalau soal keadilan penegak hukum tentu sudah tahu masalah keadilan. Nanti Allah yang akan memberikan keadilan kalau mereka tidak mengakui perbuatannya,” ucapnya.

“Saran saya sepakbola ke depan, DPRD juga bisa mengawasi jumlah penonton agar tidak melebihi kapasitas. Jangan sampai menyengsarakan rakyat seperti kejadian kemarin,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa akan segera menindaklanjuti keluh kesah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Jadi yang orangtuanya meninggal, anaknya masih kecil itu akan kami limpahkan ke Dinsos. Akan saya laporkan agar jadi perhatian untuk perlindungan ibu dan anak,” jelasnya.

Menurutnya, pemulihan psikologi harus menjadi prioritas untuk keluarga korban. Pihaknya juga akan meminta pihak Polresta Malang Kota menerjunkan tim trauma healing untuk para korban yang masih trauma.

“Kami akan koordinasi dengan Polresta untuk memberikan trauma healing kepada mereka dan dilakukan di rumahnya saja, tanpa mereka datang ke RS atau kantor polisi karena mereka trauma,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: anakDPRD Kota MalangKeluaga Korban Tragedi KanjuruhanKorban Tragedi Kanjuruhan

Related Posts

hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
Ratusan Aremania turun ke jalan membawa jenazah simbolik untuk menunut pertanggungjawaban atas kematian 135 korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan.

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Mahfud MD Soal Tragedi Kanjuruhan Pelanggaran HAM Biasa

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.