Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

2 Anak di Malang Belum Diberi Tahu Soal Ibunya yang Meninggal di Tragedi Kanjuruhan 

Redaksi by Redaksi
Januari 3, 2023 4:47 pm
in Peristiwa
Orangtua dan Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat melakukan audiensi di ruang rapat internal Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (3/1/2023).

Orangtua dan Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat melakukan audiensi di ruang rapat internal Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (3/1/2023). Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mengaku masih bingung menjelaskan pertanyaan anaknya soal keberadaan ibunya yang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan.

Pasalnya, meski sudah 3 bulan peristiwa itu berlalu, 2 anak yang masih balita itu belum dikasih tahu keberadaan ibu yang sebenarnya. Dan, mereka hampir setiap hari menangisi dan mencari sang ibu.

READ ALSO

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan itu adalah Hari Prasetio (56). Dia mengaku harus berbohong kepada 2 cucunya yakni Yusril (3,5) dan Devan (1,5) yang kerap kali menangis histeris mencari ibunya yaitu Radina (21) yang meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, Yusril dan Devan juga kerap tidak mau makan saat mencari ibunya. Bahkan Yusril disebut kerap mengurung diri di kamar hingga marah-marah atau emosi saat diajak komunikasi. Hal itulah yang membuat Hari dengan berat hati memutuskan berbohong demi membujuk mereka.

“Jadi mereka sampai sekarang hampir setiap hari masih tanya mamanya di mana. Saya sampai sering bilang bahwa Mamamu masih kerja,” kata Hari dengan mata berkaca kaca.

Hari mengaku terpaksa berbohong demi kebaikan kedua cucunya. Dia mengatakan kepada kedua cucunya bahwa sang Ibu sedang mencari uang untuk sekolah mereka. Diketahui, Hari harus mengurus kedua cucunya lantaran menantunya atau ayah dari cucunya masih menjalani hukuman pidana.

“Kalau malam sering tanya mama bahkan tidur paling cepat itu jam 12 malam. Sering ngomong sendiri. Bahkan pernah tidak tidur. Pokoknya, harus sering di ajak ngomong, diajak main diselimurno (dibujuk),” bebernya.

Berkeluh Kesah ke DPRD Kota Malang

Kini, Hari bersama beberapa keluarga korban Tragedi Kanjuruhan melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Malang pada Selasa (3/1/2022). Dia datang untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasi untuk keadilan anaknya yang meninggal dalam peristiwa 1 Oktober 2022 itu.

Dia berharap DPRD Kota Malang bisa memberikan solusi terutama terkait psikologis kedua cucunya. Dia ingin kedua cucunya mendapat pendampingan psikolog agar bisa melanjutkan tumbuh kembang dengan baik. Dia mengaku sejauh ini kedua cucunya belum mendapat pendampingan psikolog.

“Kalau soal keadilan penegak hukum tentu sudah tahu masalah keadilan. Nanti Allah yang akan memberikan keadilan kalau mereka tidak mengakui perbuatannya,” ucapnya.

“Saran saya sepakbola ke depan, DPRD juga bisa mengawasi jumlah penonton agar tidak melebihi kapasitas. Jangan sampai menyengsarakan rakyat seperti kejadian kemarin,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa akan segera menindaklanjuti keluh kesah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Jadi yang orangtuanya meninggal, anaknya masih kecil itu akan kami limpahkan ke Dinsos. Akan saya laporkan agar jadi perhatian untuk perlindungan ibu dan anak,” jelasnya.

Menurutnya, pemulihan psikologi harus menjadi prioritas untuk keluarga korban. Pihaknya juga akan meminta pihak Polresta Malang Kota menerjunkan tim trauma healing untuk para korban yang masih trauma.

“Kami akan koordinasi dengan Polresta untuk memberikan trauma healing kepada mereka dan dilakukan di rumahnya saja, tanpa mereka datang ke RS atau kantor polisi karena mereka trauma,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: anakDPRD Kota MalangKeluaga Korban Tragedi KanjuruhanKorban Tragedi Kanjuruhan

Related Posts

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

Rabu, 12 Agu 2026
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang
Peristiwa

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang

Sabtu, 1 Agu 2026
Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas
Peristiwa

Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas

Kamis, 23 Jul 2026
Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Peristiwa

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Sabtu, 18 Jul 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Next Post
Ratusan Aremania turun ke jalan membawa jenazah simbolik untuk menunut pertanggungjawaban atas kematian 135 korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan.

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Mahfud MD Soal Tragedi Kanjuruhan Pelanggaran HAM Biasa

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.