Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

2 Anak di Malang Belum Diberi Tahu Soal Ibunya yang Meninggal di Tragedi Kanjuruhan 

Redaksi by Redaksi
Januari 3, 2023 4:47 pm
in Peristiwa
Orangtua dan Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat melakukan audiensi di ruang rapat internal Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (3/1/2023).

Orangtua dan Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat melakukan audiensi di ruang rapat internal Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (3/1/2023). Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mengaku masih bingung menjelaskan pertanyaan anaknya soal keberadaan ibunya yang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan.

Pasalnya, meski sudah 3 bulan peristiwa itu berlalu, 2 anak yang masih balita itu belum dikasih tahu keberadaan ibu yang sebenarnya. Dan, mereka hampir setiap hari menangisi dan mencari sang ibu.

READ ALSO

Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf

Kebakaran Lahan Kembali Landa Kota Malang, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan itu adalah Hari Prasetio (56). Dia mengaku harus berbohong kepada 2 cucunya yakni Yusril (3,5) dan Devan (1,5) yang kerap kali menangis histeris mencari ibunya yaitu Radina (21) yang meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, Yusril dan Devan juga kerap tidak mau makan saat mencari ibunya. Bahkan Yusril disebut kerap mengurung diri di kamar hingga marah-marah atau emosi saat diajak komunikasi. Hal itulah yang membuat Hari dengan berat hati memutuskan berbohong demi membujuk mereka.

“Jadi mereka sampai sekarang hampir setiap hari masih tanya mamanya di mana. Saya sampai sering bilang bahwa Mamamu masih kerja,” kata Hari dengan mata berkaca kaca.

Hari mengaku terpaksa berbohong demi kebaikan kedua cucunya. Dia mengatakan kepada kedua cucunya bahwa sang Ibu sedang mencari uang untuk sekolah mereka. Diketahui, Hari harus mengurus kedua cucunya lantaran menantunya atau ayah dari cucunya masih menjalani hukuman pidana.

“Kalau malam sering tanya mama bahkan tidur paling cepat itu jam 12 malam. Sering ngomong sendiri. Bahkan pernah tidak tidur. Pokoknya, harus sering di ajak ngomong, diajak main diselimurno (dibujuk),” bebernya.

Berkeluh Kesah ke DPRD Kota Malang

Kini, Hari bersama beberapa keluarga korban Tragedi Kanjuruhan melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Malang pada Selasa (3/1/2022). Dia datang untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasi untuk keadilan anaknya yang meninggal dalam peristiwa 1 Oktober 2022 itu.

Dia berharap DPRD Kota Malang bisa memberikan solusi terutama terkait psikologis kedua cucunya. Dia ingin kedua cucunya mendapat pendampingan psikolog agar bisa melanjutkan tumbuh kembang dengan baik. Dia mengaku sejauh ini kedua cucunya belum mendapat pendampingan psikolog.

“Kalau soal keadilan penegak hukum tentu sudah tahu masalah keadilan. Nanti Allah yang akan memberikan keadilan kalau mereka tidak mengakui perbuatannya,” ucapnya.

“Saran saya sepakbola ke depan, DPRD juga bisa mengawasi jumlah penonton agar tidak melebihi kapasitas. Jangan sampai menyengsarakan rakyat seperti kejadian kemarin,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa akan segera menindaklanjuti keluh kesah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Jadi yang orangtuanya meninggal, anaknya masih kecil itu akan kami limpahkan ke Dinsos. Akan saya laporkan agar jadi perhatian untuk perlindungan ibu dan anak,” jelasnya.

Menurutnya, pemulihan psikologi harus menjadi prioritas untuk keluarga korban. Pihaknya juga akan meminta pihak Polresta Malang Kota menerjunkan tim trauma healing untuk para korban yang masih trauma.

“Kami akan koordinasi dengan Polresta untuk memberikan trauma healing kepada mereka dan dilakukan di rumahnya saja, tanpa mereka datang ke RS atau kantor polisi karena mereka trauma,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: anakDPRD Kota MalangKeluaga Korban Tragedi KanjuruhanKorban Tragedi Kanjuruhan

Related Posts

Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf
Peristiwa

Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf

Rabu, 30 Sep 2026
Kebakaran Lahan Kembali Landa Kota Malang, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal
Peristiwa

Kebakaran Lahan Kembali Landa Kota Malang, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamis, 17 Sep 2026
Dua Lahan Tebu Terbakar di Wagir dalam Sehari, Total 1,5 Hektare Terdampak
Peristiwa

Dua Lahan Tebu Terbakar di Wagir dalam Sehari, Total 1,5 Hektare Terdampak

Minggu, 13 Sep 2026
Area Bromo Hillside Terdampak Kebakaran 
Peristiwa

Area Bromo Hillside Terdampak Kebakaran 

Minggu, 13 Sep 2026
Tabrakan Beruntun di Karangploso Tewaskan Pengendara Motor
Peristiwa

Tabrakan Beruntun di Karangploso Tewaskan Pengendara Motor

Kamis, 3 Sep 2026
Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total
Peristiwa

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Ratusan Aremania turun ke jalan membawa jenazah simbolik untuk menunut pertanggungjawaban atas kematian 135 korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan.

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Mahfud MD Soal Tragedi Kanjuruhan Pelanggaran HAM Biasa

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.